kita pertama kali bertemu saat aku kelas 1 sma,sebelas tahun yang lalu.
aku ingat tidak ada gelagatmu yg dapat kujatuhi hati kala itu, pandangan pertama kali itu adalah kamu berwajah oriental dengan mata yg menusuk sombong, kamu tinggi dan putih. kala itu, mungkin bisa dibilang kamu idola cewek2. hanya saja, sikap diammu membuat aku menilai 'kamu angkuh' dan aku tidak suka itu.
sebelas tahun yang lalu, kita hanya saling melirik tanpa arti. aku menjalani yang aku sukai, dan kamu entah dimana aku tak begitu peduli [dikala itu]. tidak ada percakapan apapun saat itu, yang ada aku hanya lebih tertarik dengan pesona yang lain.
namamu cukup melekat, mungkin karena sosok mu yng menarik minat cewek2, ikut juga membuat aku ingat dengan nama 'bulan' itu. ;)
sebelas tahun yang lalu,
kita hanya saling menatap
hingga 2 tahun lalu,
ada sms masuk bilang 'long, kenal zuni ga? die kawanmu minta no hape?'
aku ingat respon pertama ku akan sms itu dikala itu,
aku tersenyum 'bagaimana mungkin aku lupa, tapi utk apa no ku'
namun dengan segera aku jawab juga sms tersebut dengan 'ya, dia kawanku'
aku berada beda pulau dengan mu,
namun berita tentangmu selalu kudapat dari teman tanpa ku minta.
sms pertamamu adalah: "citra, apa kbr? sudah menikah"
telpon pertamamu dimalam minggu hanya ingin bilang "mau nelpoon aja, mau ngecek malam minggu ini lagi apa" ketika aku tanya kenapa nlp,tumben?.
aku menerimamu sebagai teman
meski sebelas tahun lalu pertemuan kita bukan awal yg baik,
tapi bnyk cerita dapat kita bagi,
sedih,suka,senang, ceria,kelulusan..
takdir bekerja pada kita dengan cara Nya
dengan cara yang tidak bisa dipikirkan oleh kita,manusia.
pertemuan pertama saat lebaran, setelah berbulan2 sms dan tlp
hingga pertemuan berikutnya yang membuatku terkesan;
'kalo jodoh ga kemana' katamu ketika ingin bertemu ku sebelum aku berangkat ke pontianak dan dilanjutkan ke semarang.
jarak kota yg lumayan jauh dan cuaca yg sedang tidak bersahabat tidak membuatmu melepaskan janji utk kerumah.
aku mengenang ketika kamu kerumah dikala bnyk sanak keluarga yang berkumpul,tekad mu tidak terhentikan apapun, niat dalam sikapmu membuatku merasa dihargai sebagai wanita.
kamu lelakiku,
sungguh aku terkesan dengan caramu memandangku lekat didepan semua orang,
aku terkesan dengan cara mu bersikap pada ku.
aku dengan masalah temperamen yang tinggi hanya membuatmu tergelak cuek,
aku anak pertama membuatmu berkata 'begitulah menjadi anak dan kakak'
kau tak pernah dekat dengan jam,itu membuatmu lupa dan telat,
bagiku itu tak masalah, ada aku untuk mengingatkanmu.
aku dengan kecengenganku disetiap hal,
cukup dengan acuhmu dapat memberikan waktu untuk membuatku tenang.
kemarahanku selalu ditangani olehmu dengan pesanmu 'sabar dan ikhlas'.
mengenang saat itu dan disetiap saat aku bersamamu,
membuat aku selalu berkata 'aku siap dan aku ingin menikah denganmu'
kamu lelakiku,
aku tidak punya jawaban kenapa mencintaimu,
penerapan ajaran Allah secara sederhana olehmu
membuatku tertegun dan terkesan.
kamu lelakiku,
kamu yang membuat aku berkata 'aku siap dan aku ingin menikah denganmu'
Tidak ada komentar:
Posting Komentar